Kelinci hamil, apa yang harus dilakukan?
| Gambar 1. Kelinci hamil |
Halo rabbit lovers! Pada tulisan kali
ini kita akan membahas tentang kehamilan pada kelinci, termasuk pembahasan
mengenai bagaimana kelinci bisa hamil, apa tanda-tandanya, berapa lama kelinci
hamil, dan apa yang perlu dilakukan. Biar lebih tau kita simak tulisan ini yuk!
Bagaimana kelinci bisa hamil?
Jawabannya
tentu saja karena mereka melakukan perkawinan, tapi gak sembarang perkawinan
loh ya rabbit lovers. Proses perkawinan yang baik adalah ketika usia kelinci
jantan dan betina telah memasuki masa kematangan seksual (4-6 bulan). Kelinci
yang hendak kawin juga harus dipastikan sedang berada dalam kondisi yang sehat,
baik secara fisik maupun mental. Akan lebih baik lagi jika keduanya memang
sedang berada di masa birahi, sehingga perkawinan akan lebih mudah dilakukan. Kondisi-kondisi
tersebut sebaiknya dipenuhi agar perkawinan dapat berjalan dengan baik dan
berhasil, sebab tidak jarang kelinci menolak untuk dikawinkan karena beberapa
alasan seperti kondisi kesehatan yang kurang baik ataupun sedang stres. Selain
itu kelinci yang sedang hamil juga tidak boleh dikawinkan ya sobat!
Bagaimana saya mengetahui bahwa
kelinci saya sedang hamil?
| Gambar 2. Kelinci mengumpulkan hay untuk membuat sarang |
Kelinci yang
sedang hamil akan berperilaku berbeda, seperti lebih agresif dan bar-bar serta
nafsu makan yang meningkat. Beberapa kelinci bahkan tidak ingin dipegang/ dielus selama
proses kehamilan, meskipun biasanya mereka tidak keberatan dengan itu. Mereka juga tidak akan segan untuk menyerang bahkan menggigit siapapun yang
mendekatinya, termasuk kita sebagai pemiliknya. Mereka juga jadi lebih bersifat
destruktif, suka menggigiti barang, menggaruk-garuk, dan menggali hingga
barang-barang tersebut rusak. Kelinci yang sedang hamil juga akan mengalami
peningkatan nafsu makan, mereka akan meminta makan secara terus-menerus. Hal
ini dapat kita lihat dari makanan yang biasanya kita berikan. Mereka akan
menghabiskan makanan dengan sangat cepat, tidak seperti biasanya. Kelinci yang sedang hamil juga akan menolak ketika didekati oleh kelinci jantan.
| Gambar 3. Sarang kelinci yang terbuat dari hay dan bulu indukan kelinci |
Kelinci yang
telah memasuki masa kehamilan tua (mulai 27 hari), biasanya akan membuat sarang.
Perilaku ini ditandai dengan kelinci yang mulai gelisah akibat mencari-cari
tempat aman untuk bersarang. Selanjutnya jika mereka telah menemukan tempat aman,
mereka akan mulai memindahkan beberapa material lembut (hay, kertas, kain,
dedaunan dll) ke tempat bersarang mereka. Kelinci akan menyusun material
tersebut hingga terbentuk sarang seperti pada sarang burung. Tahap selanjutnya
mereka akan menutupi bagian lubang di tengah sarang dengan beberapa bulu yang
mereka cabut sendiri dari tubuhnya.
| Gambar 4. Teknik palpasi |
2. Meraba perut kelinci (Palpasi)
Cara lain
yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa kelinci hamil adalah melalui teknik
palpasi. Teknik ini dapat dilakukan jika kehamilan kelinci mulai menginjak dua
minggu. Teknik palpasi merupakan cara yang cukup akurat untuk memastikan
kehamilan pada kelinci, sebab perubahan perilaku pada kelinci juga dapat
ditemukan pada kelinci yang tidak sedang hamil. Hal tersebut biasa disebut
sebagai kehamilan semu, yang nantinya akan kami bahas lebih
lanjut.
Perlu
diketahui bahwa tidak semua orang dapat melakukan teknik ini. Biasanya teknik
ini dilakukan oleh para peternak, jika kalian hendak melakukannya sendiri di rumah,
pastikan untuk melakukannya secara hati-hati karena dikhawatirkan akan melukai
bayi di dalam perut indukan kelinci. Teknik palpasi dapat dilakukan dengan cara
seperti berikut:
a) Letakan kelinci pada bidang datar
(meja/ kursi) di depan kita.
b) Pastikan kelinci menghadap ke arah
kita.
c) Buat kelinci menjadi tenang dengan
cara memegang kepalanya dengan tangan kiri.
d) Letakan tangan kanan pada bagian
bawah perut (di antara dua paha). Kemudian raba/ pijat bagian tersebut dengan ibu
jari dan keempat jari lainnya secara terpisah. Jika si kelinci hamil, akan
terasa butiran seperti biji anggur yang akan bergerak-gerak tiap kali dipencet.
Pastikan untuk tidak memencet terlalu keras.
Berapa lama kelinci akan mengandung?
Kelinci akan mengandung dalam waktu
27-35 hari, bergantung pada jenis kelinci dan faktor lain seperti kesehatan dan
tingkat stres kelinci. Fakta menariknya, kelinci dapat segera hamil lagi
beberapa jam setelah melahirkan. Tapi tentu saja bukan ide yang bagus untuk
segera mengawinkan kelinci segera setelah mereka melahirkan, karena dapat
menyebabkan kelinci betina mengalami stres.
Bagaimana proses kehamilan hingga
melahirkan berlangsung?
·
1-14
hari
Dua minggu pertama kehamilan
biasanya berjalan seperti hari-hari biasanya, belum ada tanda-tanda krusial
yang dapat diamati. Namun jika kalian telah memastikan perkawinan berhasil,
kalian bisa mulai memberikan manakan ekstra kepada indukan kelinci yang dipastikan
sedang hamil.
·
14–25
hari
Menjelang dua minggu kalian dapat
mulai memastikan kehamilan pada kelinci seperti memperhatikan tingkah laku dan
melakukan teknik palpasi. Di usia kehamilan ini, kelinci akan mulai
memperlihatkan perilaku khas kehamilan yang sudah disebutkan sebelumnya. Berat badan mereka juga biasanya bertambah seiring waktu. Jadi
pastikan kalian melakukan pemeriksaan dan pengawasan setiap harinya.
·
25-27
hari
Pada usia kehamilan ini, kelinci
akan lebih mudah stres dan mulai gelisah. Mereka akan sering berlarian kesana
kemari untuk mencari tempat bersarang. Jika kelinci diletakan di dalam kandang,
mereka akan menunjukan perilaku gelisah seperti menabrak kandang/ menggigiti
kandang, ataupun mondar-mandir di dalam kandang. Pada usia kehamilan ini kalian juga dapat melihat gerakan bayi pada perut kelinci. Jika kelinci sedang tiduran cobalah perhatikan perut mereka, terkadang bayi akan menendang dan bergerak-gerak. Hal ini akan terlihat dengan sangat jelas dari perut indukan kelinci.
·
27
hari – melahirkan
Kelinci akan mulai membuat sarang
dengan cara menggigiti sekumpulan hay di mulutnya, kemudian meletakan di tempat
bersarangnya. Mereka akan menyusun hay tersebut hingga menyerupai sarang
burung. Hal ini akan berlangsung selama 2-3 hari sebelum melahirkan.
Selanjutnya beberapa jam sebelum melahirkan mereka akan mulai mencabuti
bulu-bulu di tubuhnya dan meletakannya pada sarang. Mereka menggunakan bulu
tersebut guna menutup lubang pada sarangnya (yang akan menjadi tempat mereka
meletakan bayi-bayinya). Biasanya kelahiran akan terjadi sehari atau beberapa
jam setelah mereka mencabuti bulunya. Kelahiran juga biasanya terjadi di waktu
tenang seperti tengah malam hingga subuh.
Apa yang perlu dipersiapkan jika
kelinci saya hamil?
Secara umum hal-hal yang
perlu dilakukan ketika kelinci kalian mengalami kehamilan adalah sebagai
berikut:
1. Pisahkan kelinci jantan dengan betina
Setelah melakukan perkawinan ataupun
menyadari kehamilan pada kelinci kalian, segera pisahkan kelinci jantan dengan
betina. Hal ini karena kelinci jantan akan terus menerus mengejar dan berusaha
untuk mengawinkan kelinci betina. Sedangkan kelinci betina yang telah hamil
tidak akan mau untuk dikawinkan, sehingga perkawinan akan membuat mereka stres.
2. Berikan porsi makan dan minuman
lebih
Pastikan juga untuk memberikan porsi
makanan dan minuman yang lebih banyak dari biasanya. Kelinci yang hamil
membutuhkan banyak nutrisi untuk pertumbuhan bayinya, oleh karena itu kalian
boleh menambahkan alfafa dalam menu makanan indukan kelinci yang sedang hamil.
Campurkan alfafa dengan timothy hay setiap harinya, serta tambah porsi pelet,
sayuran hijau dan air minum harian. Kalian juga boleh menambahkan beberapa
vitamin seperti oxbow multivitamin. Kalian juga dapat memberikan jamu kelinci +
madu sesaat setelah mereka melahirkan.
3. Periksa indukan kelinci setiap hari
Periksa indukan kelinci yang sedang hamil setiap harinya, pastikan kandang/ tempat tinggal mereka aman, nyaman, dan tenang. Indukan yang sedang hamil perlu merasakan ketenangan dan rileks, untuk itu berikan mereka sedikit privasi, jauhkan mereka dari berbagai hal yang membuat stres, seperti binatang lainnya, suara bising, ataupun keramaian.
| Gambar 5. Nest box |
4. Berikan nest box dan material
pembuat sarang
Menjelang kelahiran (hari ke 25)
kalian dapat memberikan nest box kepada indukan kelinci. Nest box biasanya
terbuat dari kayu berbentuk balok dengan atap yang terbuka, namun jika kalian
tidak memilikinya, kalian dapat menggunakan rak berbentuk balok yang terbuka,
atau kardus. Jika indukan berada di dalam kandang, kalian dapat meletakan nest
box di dalam kandang dan beri sejumlah hay atau kertas untuk mereka membuat
sarang. Perlu diperhatikan, cukup berikan mereka material penyusun sarang,
tidak perlu membuatkan sarang untuk mereka karena mereka akan menolaknya dan
menyusun ulang. Biarkan mereka membuat sarangnya sendiri. Namun jika kalian
meletakan kelinci di halaman/ dalam rumah (tanpa kandang) pastikan agar mereka
membuat sarang di salah satu ruangan saja. Hal ini akan memudahkan kalian untuk
mengontrol mereka, jangan sampai mereka membuat sarang di wilayah yang sulit
terjangkau dan berbahaya (seperti dapur/ kamar mandi).
Comments
Post a Comment