Rumput Kering (Hay) Makanan Kelinci
Jenis-Jenis Hay Untuk Kelinci
Hi sobat kelinci! Kali ini Idnrabbit
mau bahas tentang berbagai jenis hay yang dapat dikonsumsi oleh kelinci. Jadi
sebenernya hay itu ada banyak banget jenisnya, beda jenis pastinya beda juga
kandungan nutrisi, karakteristik, dan rasanya. Untuk tau lebih lanjut yuk simak
tulisan ini!
Merujuk pada 101Rabbits, Idnrabbit
membagi hay menjadi dua jenis, yaitu hay utama dan treats hay. Hay utama ini merupakan
hay yang menjadi makanan utama kelinci sehingga dapat dimakan dalam jumlah tak
terbatas. Sementara treats hay merupakan hay yang mengandung bahan tambahan
yang dapat menambah rasa/ aroma hay sehingga membuat kelinci lebih tertarik untuk
makan hay. Bahan-bahan tambahan ini juga mempengaruhi kandungan nutrisi hay
tersebut, beberapa treat hay memiliki kandungan lemak dan kalsium yang tinggi
sehingga tidak baik untuk dikonsumsi terus menerus.
Untuk hay utama di antaranya ada:
1. Timothy Hay
| Gambar 1. Timothy Hay |
Timothy hay ini
merupakan jenis hay yang paling umum digunakan untuk pemberian pakan kelinci. Hal
ini karena timothy hay memiliki nutrisi yang paling ideal untuk pencernaan
kelinci secara umum. Timothy hay juga memiliki harga yang tergolong lebih murah
dibandingkan jenis hay lainnya. Selain itu untuk di Indonesia sendiri, timothy
hay memiliki variasi merk yang lebih beragam serta mudah didapatkan dibanding jenis
hay lainnya. Timothy hay terbagi menjadi
jenis, yaitu first cut, second cut, dan third cut. Beberapa merk hanya
menyediakan jenis cutting secara random, namun ada juga merk timothy hay yang
menawarkan ketiga jenis cuttingan seperti merk Rabbit Hole Hay.
| Gambar 2. Perbedaan first, second, dan third cut |
| Gambar 3. Biji bunga |
Nah apa sih
perbedaan antara first, second, dan third cut? Perbedaan antara ketiganya
terletak pada bentuk, tekstur, dan rasa (meskipun tidak terlalu berbeda). First
cut hay merupakan hay yang langsung dipanen saat masa panen tiba. Pada first
cut hay, rumput lebih banyak mengandung batang dan biji bunga (Idnrabbit gak
tau ini namanya apa tapi nanti akan kami kasih liat gambarnya). Selain itu
first cut hay juga memiliki tekstur yang lebih crunchy dan kasar. Rasa dari
first cut hay sendiri lebih hambar dibandingkan kedua hay lainnya. Sementara
second cut hay, sesuai namanya dipanen setelah first cut hay dipotong dan
tumbuh kembali. Pada second cut hay, komposisi daunnya lebih banyak
dibandingkan first cut hay. Second cut hay berada pada level medium baik dari
segi rasa, tekstur, dan bentuk. Selanjutnya third cut hay, merupakan hay yang
dipanen paling terakhir dan biasanya banyak daun yang berwarna coklat karena
kondisi cuaca yang mulai tidak menentu. Pada third cut hay, bagian daun lebih
banyak dibandingkan first cut dan second cut hay. Meskipun begitu, rasa third
cut hay jauh lebih manis dan tekstur yang lebih soft dibandingkan first cut dan
second cut hay.
2. Orchard Grass Hay
| Gambar 4. Orchard Grass Hay |
Orchard grass hay
ini beda banget sama timothy hay karena isinya bener-bener cuma daun aja (gak
ada batang dan biji bunga) sehingga teksturnya sangat soft. Selain itu Orchard
grass hay juga memiliki aroma yang manis khas rerumputan. Orchard grass juga
tidak memiliki serat-serat kecil/ debu-debu seperti pada timothy hay. Untuk itu
orchard grass hay sangat cocok nih buat kalian yang memiliki masalah pernapasan/
alergi.
3. Alfafa (Kondisional)
| Gambar 5. Alfafa |
Alfafa sendiri
sebenarnya bukan golongan hay nih sobat kelinci, melainkan jenis legum. Alfafa
juga sebaiknya tidak diberikan kepada kelinci dewasa karena kandungan kalsium
dan lemak yang tinggi, namun alfafa bisa dijadikan makanan utama pengganti atau
pendamping hay untuk bayi dan anakan kelinci serta induk kelinci yang sedang
hamil atau menyusui. Kandungan kalsium dan lemak yang tinggi akan sangat
membantu kelinci dalam proses pertumbuhan.
Sementara untuk treats hay di antaranya ada:
1. Oat Hay
| Gambar 6. Oat Hay |
Oat hay bagus untuk kelinci yang
mengalami kesulitan makan hay, karena oat ini akan memberikan rasa dan tekstur
berbeda yang disukai kelinci. Namun oat hay ini tidak boleh dijadikan makanan
utama karena memiliki kandungan lemak yang lebih banyak.
2. Botanical Hay
| Gambar 7. Botanical Hay |
Botanical hay mengandung beberapa komposisi tambahan seperti bunga dan
herba yang memberikan rasa serta aroma khas yang disukai kelinci. Hay ini juga
bisa dicampurkan dengan hay utama untuk menggugah selera makan kelinci kalian. Sayangnya,
salah satu herba di dalamnya memiliki kandungan kalsium yang tinggi sehingga
tidak bisa dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terus-menerus.
Lalu pilih hay yang mana?
Untuk dapat memilih hay yang cocok untuk kelinci kalian tentu saja mau nggak mau kalian harus mencoba satu-persatu jenis dan merk hay yang ada. Kalian bisa mulai dengan timothy hay lalu orchard hay. Untuk merk sendiri kalian bisa coba merk yang umum digunakan oleh sobat kelinci lainnya, misalnya seperti Oxbow, Rabbit Hole Hay, Special Hay, First Choice hay, dan lainnya. Sebaiknya untuk percobaan belilah hay dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu. Jika banyak hay sudah dicoba dan kelinci kalian tetap tidak suka, barulah kalian dapat menambahkan treats hay ke dalam hay utama.
Nah bagi kalian yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti pertumbuhan gigi yang terlalu cepat, gigi yang abnormal, atau alergi dapat menggunakan tips-tips seperti berikut:
1. Jika gigi kelinci kalian sedang bermasalah sehingga
tidak dapat mengunyah dengan baik, kalian bisa berikan orchard hay agar lebih
mudah dikunyah karena tanpa batang yang keras.
2. Jika gigi kelinci kalian tumbuh terlalu cepat, berikan
timothy hay (terutama first cut) karena tekstur yang lebih kasar dapat mengikis
gigi kelinci dengan lebih baik dibandingkan berbagai jenis hay lainnya.
3. Jika kelinci kalian sensitif dengan debu/ memiliki
masalah pernapasan kalian bisa memberikan orchard grass hay karena tidak
mengandung debu-debu kecil seperti timothy hay.
Ini hanya tips ya sobat kelinci, untuk info lebih
lanjut kalian bisa konsultasikan dengan dokter hewan agar lebih aman!
Comments
Post a Comment